Seperti sinar matahari, amalan berupa sedekah terus menumbuhkan berkah. Sekalipun sedekah itu kecil, kalau konsisten, itu juga seperti cahaya mentari yang menyapa bumi. Merayap, menyemburat dan menebar hangat ke seluruh permukaan tanah dan air. Kita pun merasakan itu setiap pagi, setiap hari.
Seperti yang baru-baru ini menjadi peristiwa “besar” di Dusun Panggung Barat, Lombok, NTB. Sumber air bersih yang selama ini menjadi kendala, kini Allah hadirkan langsung melalui sedekah para donatur Laznas BMH. Hal itu menghapus semua cerita masa lalu yang untuk mendapatkan air minum saja, harus dengan usaha luar biasa.
“Krisis air bersih itu berlangsung puluhan tahun dan belum menemukan solusi, hingga sedekah umat melalui BMH itu terhimpun senilai Rp. 144 juta,” kata Kepala BMH NTB, Nur Kholis.
Perjalanan Berkah
Laznas BMH sendiri mendapat informasi titik yang mengalami krisis air bersih itu dari Ibu Nursyda Syam, kolega dari mitra BMH, Kang Maman.
Kala itu Agustus 2024, saya dan Kang Maman kerap bertukar pesan, termasuk sesekali dengan Ibu Nursyda Syam, agar BMH membantu warga Dusun Panggung Barat untuk memiliki sumur bor.
Teman-teman dari penghimpunan awalnya ragu. Bukan tanpa dasar, lokasi yang akan dibor merupakan tempat yang mengharuskan kedalaman tak biasa. Sudah barang tentu itu berkonsekuensi terhadap biaya. Biayanya menjadi “istimewa” karena mencapai ratusan juta.
Namun, semangat mengalirkan kebaikan menebas semua keraguan itu. “Kalau kita menolong orang karena Allah, Allah yang akan datangkan orang mau membantu dengan sedekah dan zakat mereka,” ucapku ke teman-teman kala itu.
Dan, “Alhamdulillah” tiada terkira dan terasa, pada 11 Juli 2025, sumur bor yang kami harapkan benar-benar Allah wujudkan.
Bu Nursyda Syam menulis di akun Facebooknya, “Penantian itu terjawab sudah. Alhamdulillah.”
Bahkan wanita peraih Saparinah Sadli Award itu menautkan sedekah umat itu dengan kekuatan literasi.
“Saya bersyukur sekali, jalan literasi membawa langkah saya sampai pada mata air hikmah seperti ini. Karena saya percaya, sesederhana apapun, inti literasi adalah kebermanfaatan dan aksi,” tulisnya.
Dan, seperti selama ini publik tahu, Kang Maman dan BMH selalu bersinergi dalam bidang literasi dan aksi-aksi kebermanfaatan lainnya.
Perkuat dan Tingkatkan
Keberkahan ini tentu karunia Allah melalui sedekah semua pihak. Ada yang sedekah dengan uang, pikiran, fasilitas, dan banyak hal lainnya.
“Dan barang apa saja yang kamu infakkan, maka Allah akan menggantinya dan Dia-lah Pemberi rezeki yang sebaik-baiknya” (QS. Saba’: 39).
Tafsir Kementerian Agama RI menjelaskan bahwa siapa yang telah sedekah atau infak, berupa apapun, Allah pasti menggantinya.
Dan, Ibn Katsir menerangkan, ganti itu berupa kebaikan dalam kehidupan dunia. Kemudian berwujud pahala untuk kehidupan akhirat.
Sumur bor yang menjadi akses air bersih bagi warga Panggung Barat, tidak saja mengakhiri upaya-upaya berat mendapatkan air minum. Tetapi juga memberikan bonus demi bonus kebaikan bagi siapapun yang ikut infak, sedekah di dalamnya.
Jadi, mari perkuat semangat berbuat manfaat. Salah satunya dengan tekun infak, gemar sedekah. Semoga Allah berikan kita semua berkah demi berkah.*
