Mas Imam Nawawi

- Hikmah

Rumus Hidup Bebas Gelisah, Begini Caranya!

Sebagai manusia wajar kalau gelisah kadang datang. Bagaimanapun manusia itu lemah, bahkan tanpa iman orang bisa sangat rentan. Oleh karena itu Allah menurunkan Alquran. Supaya kita sadar bahwa hidup ini bukan kebetulan. Hidup adalah tentang keyakinan dan tanggung jawab. Mari sejenak menengok satu momen yang mana Nabi Muhammad SAW merasakan “kegelisahan” juga. Bedanya, Nabi gelisah […]

Rumus Hidup Bebas Gelisah, Begini Caranya!

Sebagai manusia wajar kalau gelisah kadang datang. Bagaimanapun manusia itu lemah, bahkan tanpa iman orang bisa sangat rentan. Oleh karena itu Allah menurunkan Alquran. Supaya kita sadar bahwa hidup ini bukan kebetulan. Hidup adalah tentang keyakinan dan tanggung jawab.

Mari sejenak menengok satu momen yang mana Nabi Muhammad SAW merasakan “kegelisahan” juga. Bedanya, Nabi gelisah bukan soal pribadinya. Tapi soal mengapa orang sulit memahami risalah yang indah ini: Islam.

Kita sama-sama tahu, Nabi Muhammad SAW, hingga usia 40 tahun adalah sosok yang semua orang Mekkah percaya kepadanya. Namun, begitu risalah tiba, beliau SAW mengajak masyarakat Mekah, sebagian besar menolak. Bukan itu saja, Nabi pun menerima berbagai macam stigma, dari gila hingga tukang sihir.

Secara psikologis, mari kita bayangkan, seperti apa guncangan itu menimpa jiwa Rasulullah SAW. Pendek kata, sebagai manusia juga, Nabi juga mengalami kegelisahan.

Semua Allah Kendalikan

Teman-teman, sore ini (23/11/25) saya membaca ayat pertama hingga ayat ke-4 surah Saba.

Saya bisa simpulkan beberapa poin tentang Allah SWT.

Pertama, Allah Maha Terpuji. Bagaimana tidak semua yang di langit dan di bumi adalah milik-Nya. Allah Maha Terpuji tidak saja dalam kehidupan dunia tetapi juga kehidupan akhirat. Allah Maha Bijaksana lagi Maha Mengetahui.

Sekarang mari kita coba raba, mengapa Allah menyampaikan itu kepada kita. Tentu saja agar kita sadar bahwa Allah Maha Tahu dan Maha Kuasa. Jadi, untuk apa kita percaya kepada selain Allah. Dalam kata yang lain, totalitas ibadah kepada Allah adalah pilihan cerdas.

Kedua, Allah memberikan deskripsi tentang apa yang Allah ketahui. Allah mengetahui apa yang masuk ke dalam bumi, apa yang keluar dari bumi. Kemudian paham apa yang turun dari langit dan apa yang naik ke langit.

Hal itu memberi petunjuk bahwa Allah tahu apa yang manusia tidak tahu. Kalau sudah begitu, sebaik-baik kepasrahan adalah kepada-Nya. Jangan kepada yang tidak tahu.

Ketiga, Allah memastikan bahwa hari Kiamat pasti datang. Hanya orang kafir yang menolak itu. Mereka menentang juga tanpa ilmu dan tanpa argumentasi yang benar. Jika hari Kiamat pasti datang, berjuanglah dalam hidup ini dalam segala kebaikan yang Allah ridha.

Keempat, ini yang sangat menarik. Semua itu Allah jabarkan agar orang yang beriman dan beramal baik akan mendapatkan balasan dari Allah. Balasan itu berupa ampunan dan rezeki yang mulia. Ayat itu mengabarkan kepada kita bergembiralah dengan keimanan kita, ikuti dengan amal baik, Allah tidak akan menyia-nyiakan keimanan yang kita rawat, jaga dan terus kita perkuat.

Kuatkan Keyakinan

Berdasarkan ayat itu Allah ingin kita memahami bahwa tak boleh ada ragu apalagi gelisah dalam menjalani kehidupan ini.

Soal yang kita hadapi, beban yang kita tanggung, Allah mengetahui dengan sangat baik.

Oleh karena itu Allah memberikan jalan untuk bisa menemukan jalan keluar, yakni dengan sabar dan salat.

Pada tahap ini kita jadi ingat bagaimana nasihat ulama dari Youtube atau artikel bahwa kita harus menjaga salat kita. Karena salat dan kesabaran itulah yang akan mengundang pertolongan Allah.

Dengan demikian, bebaskan hatimu dari gelisah. Kalau datang gelisah, tak tahu harus berbuat apa, ambillah tindakan pasti. Pertama, wudhu. Kedua, salat. Ketiga, bacalah Alquran. Karena Alquran itu obat bagi orang yang mau dan mampu untuk percaya (beriman).*

Mas Imam Nawawi