Home Hikmah Rasakanlah Allah itu Maha Baik Kepada Kita
Rasakanlah Allah itu Maha Baik Kepada Kita

Rasakanlah Allah itu Maha Baik Kepada Kita

by Imam Nawawi

Salah satu kata yang sering Allah anjurkan manusia melakukan adalah memperhatikan, meneliti, mendengar, melihat dan sebagainya. Sebuah perintah yang itu adalah agar kita bisa dengan mudah merasakan bahwa Allah itu Baik kepada Kita.

Dari sisi fakta saja sudah begitu jelas. Sebelum kita meminta, Allah telah memberikan apa yang kita perlukan.

Baca Juga: Kasih Sayang Allah

Waktu dalam kandungan, kita tidak minta sehat, lahir dan sebagainya. Tetapi Allah berikan apa yang manusia butuhkan. Sampai hidup hari ini dengan kedewasaan, ilmu, bahkan mungkin harta dan jabatan.

Akan tetapi, sebagian orang tidak menyadari, kalau Allah telah begitu baik dalam hidup kita. Kadangkala hanya karena satu keinginan yang belum terwujud, ada yang berprasangka buruk kepada Allah.

Padahal Allah memberi jalan kepada setiap orang. Hanya saja memang tugas kita memahami, meyakini dan berusaha konsisten dalam perjuangan pada jalan yang Allah sediakan.

Temukan

Bagaimana menemukan itu? Perhatikan, tidak ada jalan lain.

Saya pernah bertemu teman lama, ia mengatakan, supaya ada tambahan kebaikan, ia melakukan ini dan itu untuk saya.

Saya melihat bahwa betapa Allah Maha Baik. Melalui hamba-Nya, tersampaikan sesuatu yang tak pernah saya pikirkan.

Bayangkan, orang itu manusia, seperti saya. Ia punya kebutuhan. Tetapi ia mau memikirkan kebaikan untuk saya. Jika bukan Allah, siapa lagi yang menggerakkan hatinya.

Jadi, bersiaplah menemukan, bagaimana kebaikan terus menghadiri diri kita, baik yang kita rasakan ataupun dari ungkapan-ungkapan manusia. Sungguh kebaikan Allah tak dapat kita lukiskan dengan kalimat seindah apapun.

Kisah Burung Pipit

Saya mendapati sebuah kisah burung pipit dalam reels instagram. Sekalipun rujukannya tidak tercantum, tapi ini kaya akan nilai.

Baca Lagi: Yang Membahagiakan

Suatu waktu malaikat bertanya kepada Allah perihal burung pipit yang sore itu tidak bertasbih.

Allah SWT menjawab, “Burung pipit sebentar lagi akan datang. Karena dia tidak memiliki siapapun untuk mengadu, kecuali Aku.”

Datanglah burung pipit pada sebuah dahan pohon dengan air mata meneteskan air mata.

“Kenapa engkau menangis burung pipit?”

“Ya Allah, sesungguhnya aku memiliki sarang untuk beristirahat, namun Engkau telah mengambilnya dariku. Angin kencang bertiup menyapu dan merusak sarang yang kupunya,” burung pipit bertambah sedih.

“Wahai burung pipit,” Allah menjawab. “Sesungguhnya telah dekat ke sarangmu seekor ular besar yang siap melahapmu. Maka aku datangkan angin, agar sarangmu rusak dan engkau bisa terbang menyelamatkan diri.”

Mendengar itu, burung pipit seketika terbang tinggi dan tidak berhenti memuji Allah dengan tangisan yang lebih deras. Tangisan yang menjadikan burung pipit bukan bersedih, tetapi berterimakasih kepada kebaikan Allah Ta’ala. Subhanallah.*

Mas Imam Nawawi

Related Posts

Leave a Comment