Home Berita Prabowo Hampir Pasti dengan Gibran?
Prabowo Hampir Pasti dengan Gibran?

Prabowo Hampir Pasti dengan Gibran?

by Imam Nawawi

Usai Anis-Cak Imin dan Ganjar-Mahfud MD mendaftar ke KPU, publik sedang menantikan satu pasangan lagi. Benarkah Prabowo akan bergandengan dengan Gibran?

Sekjen Gerindra Ahmad Muzani memberikan isyarat itu, bahwa boleh jadi, hampir pasti Prabowo berpasangan dengan Gibran.

“Indonesia negeri yang kaya, penduduknya berjuta-juta. Kita ingin Indonesia jaya. Prabowo dan anak muda jawabannya,” ujar Muzani berpantun di Sriwijaya I, Jakarta, Rabu (18/10/23).

Tentu saja sebagian besar orang memandang pantun itu mengarah pada sosok Gibran, meskipun tidak mutlak.

Baca Juga: Desain Politik 2024

Dan, kalau jadi Prabowo berpasangan dengan Gibran ini ibarat titik nol dan titik perjalanan. Yang mana Gibran “masih nol pengalaman dalam hal pemerintahan nasional”. Sedangkan Prabowo dapat kita katakan cukup mumpuni dalam hal pemerintahan.

Pilihan Rugi?

Meski publik terus menantikan dan Prabowo sibuk menyiapkan, memilih Gibran sebagai pasangan cawapres bagi Rocky Gerung adalah pilihan yang akan menjatuhkan Prabowo sendiri.

“Menurut taruhan saya secara akademisi, pasti naik itu. Tapi, justru kalau terima Gibran, dia jatuh tuh,” katanya dalam akun Youtube Rocky Gerung Official yang viva kutip pada Jumat (20/10/23).

Rocky melanjutkan, “Saya kira Gerindra juga punya pikiran alternatif untuk melihat bahwa ngapain untuk mengajak seseorang yang sudah bonyok. Apalagi dibonyokin oleh pamannya sendiri.”

“Kan itu intinya itu. Kira-kira begitu, Gibran juga kasihan. Diumpankan di situ jadi bonyok. Masak gak ada hitungan, pasti akan di-bully satu Indonesia itu,” sebut Rocky.

Pendek kata, Prabowo harus berpikir mendalam, jangan sampai selama ini selalu kalah, kemudian menjadi kalah sejak awal, karena salah memilih pasangan.

Dugaan Pengamat

Prabowo mau tidak mau harus segera mengambil keputusan. Nah, dalam situasi yang sedemikian Direktur Parameter Politik Indonesia (PPI) Adi Prayitno menduga bahwa pada akhirnya Prabowo akan berpasangan dengan Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka.

Hal itu karena Gibran sendiri kata Adi menilai sentimen negatif pasca keputusan MK tentang usia capres-cawapres dianggap tidak penting.

Baca Lagi: Muhasabah Politik Umat

“Sepertinya sentimen negatif itu dianggap tak penting,” ucap Adi saat dihubungi Kompas.com, Kamis (19/10/2023).

Jadi, kita tunggu saja, bagaimana keputusan Prabowo soal cawapresnya. Apakah tetap Gibran atau yang lain, satu hal yang pasti, semakin tidak mudah Prabowo mengambil keputusan. Tetapi mau tidak mau keputusan harus segera.

Sebagai publik kita harus ikut memantau isu dan berita yang berkembang. Karena kita sebenarnya punya kewajiban memilih yang terbaik. Oleh karena itu pemahaman mendalam tentang politik dan politisi, termasuk kiprah partai politik selama ini menjadi hal yang begitu penting untuk rakyat pahami.*

Mas Imam Nawawi

Related Posts

Leave a Comment