Home Kajian Utama Nilai Manusia Ada Pada Konsistensinya
Nilai Manusia Ada Pada Konsistensinya

Nilai Manusia Ada Pada Konsistensinya

by Imam Nawawi

Dalam deras arus perubahan zaman, seringkali nilai-nilai seperti konsistensi, kejujuran, dan integritas hanyut, terseret bahkan tenggelam oleh gelombang kepentingan dan ambisi yang bersifat sesaat. Namun satu hal yang tidak akan terganti, nilai manusia ada pada konsistensinya.

Saat saya berdialog dengan teman dan Ustadz Suharsono, perihal konsistensi, kita harus tetap berusaha memeliharanya. Sebagaimana Nabi dan Rasul serta orang beriman melakukannya.

Karena bahagia atau tidak hidup seseorang, tenang atau gelisah, itu hanya lubuk hati terdalam yang bisa menjawabnya.

“Orang yang bisa konsisten ia akan bahagia. Karena dia tenang, tidak termakan oleh ambisi, juga selamat dari ikut-ikutan cari untung dengan cara yang hati nurani menolak,” katanya.

Untuk itu, kita tidak boleh melupakan kekuatan yang terkandung dalam konsistensi, terutama dalam keimanan. Sebuah ungkapan penting bisa kita renungkan, “Konsistensi adalah kunci keberhasilan.”

Bagi saya konsistensi juga syarat meraih kemenangan. Karena memang demikian dalam sejarah umat manusia.

Banyak yang mungkin menganggap bahwa dalam era yang serba cepat dan materialistik seperti sekarang ini, konsistensi dalam keimanan tidaklah begitu penting.

Baca Lagi: Inilah Sebaik-Baik Ucapan di Dunia

Namun, seperti sebuah perahu yang membutuhkan tiang-tiang kokoh untuk tetap tegak berlayar di tengah badai, manusia pun membutuhkan pondasi yang kokoh dalam nilai-nilai spiritualnya untuk menghadapi badai kehidupan. Itulah konsistensi.

Hasil

Konsistensi tidak menjanjikan hasil langsung. Baik langsung terlihat, langsung bisa kita rasakan dan langsung jadi bukti bagi para peragu. Namun hal yang pasti, dampak dari konsistensi dalam pembentukan karakter dan kehidupan yang bermakna itu nyata dan mudah akal manusia memahaminya.

Oleh karena itu seorang politisi yang menunjukkan konsistensi dalam prinsip-prinsip kerja akan menjadi teladan bagi generasi penerus. Mereka bukan hanya berkata-kata tanpa tindakan, tetapi juga mengamalkan nilai-nilai yang mereka anut dalam setiap keputusan dan langkah yang mereka ambil. Mereka menempatkan kepentingan masyarakat di atas kepentingan pribadi atau kelompoknya, sehingga mampu menciptakan perubahan yang berarti dalam masyarakat.

Namun, di sisi lain, politisi yang inkonsisten, yang hanya bergerak berdasarkan kepentingan pribadi atau kalkulasi politik yang sempit, tidak akan mampu bertahan dalam pandangan publik.

Seperti yang diungkapkan dalam sebuah quote terkenal, “Integritas adalah yang Anda lakukan saat tidak ada yang melihat Anda.”

Jadi, ketika seseorang tidak konsisten dalam nilai-nilai dan prinsip-prinsipnya, hal itu akan terbaca jelas oleh masyarakat, dan reputasi serta pengaruhnya akan terkikis seiring waktu.

Dalam kata yang lain, meskipun terkadang konsistensi dianggap remeh, dalam realitanya, konsistensi dalam keimanan dan nilai-nilai spiritual memiliki dampak yang mendalam dalam kehidupan seseorang, baik dalam lingkup pribadi maupun publik.

Teguhlah

Sebagai individu, kita dituntut untuk tetap teguh pada prinsip-prinsip yang kita anut, bahkan di tengah godaan dan tekanan yang datang dari lingkungan sekitar.

Baca Lagi: Konsistensi Berikan Keuntungan Besar

Dan, sebagai masyarakat, kita harus memilih dan mendukung pemimpin yang menunjukkan konsistensi dalam integritas dan nilai-nilai yang mereka percayai, karena merekalah yang akan membawa perubahan yang positif bagi kita semua.

Saat malam kian larut dan diskusi dengan Ustadz Suharsono akan berakhir, temanku berkata. “Konsistensi itu harga hidup kita.

Untung sekali membahas masalah konsistensi ini, satu mahkota hidup yang tak banyak orang mau menggunakannya.”

Saya sebagai teman bangga dengan pemahaman yang ia peroleh. Luar biasa!*

Mas Imam Nawawi

 

Related Posts

1 comment

Karbo Februari 27, 2024 - 10:54

Keren ulasannya

Reply

Leave a Comment