Home Kisah Merawat Iman, Sebuah Pesan Kuat dari Ustadz Shaleh Usman
Merawat Iman, Sebuah Pesan Kuat dari Ustadz Shaleh Usman

Merawat Iman, Sebuah Pesan Kuat dari Ustadz Shaleh Usman

by Imam Nawawi

Dalam sebuah pertemuan yang saya ikuti di Cimanggis, Depok, pada tanggal 24 Maret 2024, Ustadz Shaleh Usman, M.Ikom, menyampaikan sebuah pesan yang mendalam dan penuh makna tentang pentingnya merawat iman. Dengan tegas beliau mengatakan, “Soal iman jangan sampai biasa-biasa.” Pesan ini menggugah saya dan teman-teman yang hadir untuk merenungkan kembali prioritas dalam hidup kita.

Selama ini mungkin kita lupa, untuk apa sebenarnya mengisi kehidupan ini?

Mengapa hidup mudah sekali galau, sangat gampang baper atau bahkan rasa-rasanya hidup ini sudah tidak berguna.

Dalam kehidupan sehari-hari, banyak orang yang tampaknya memberikan perhatian lebih kepada aspek fisik mereka, seperti kesehatan badan dan kecantikan wajah, dibandingkan dengan kesehatan spiritual mereka.

Padahal iman kepada Allah, yang sebenarnya merupakan pondasi dari segala tindakan dan keyakinan kita, seringkali terabaikan.

Yang kita secara kognisi paham, tanpa pemeliharaan iman yang baik, kita bisa merasa malas dalam beribadah, merasakan kebaikan sebagai beban, dan perlahan-lahan kehilangan keyakinan kepada Allah.

Baca Juga: Laut dalam Sisi Spiritual

Hidup pun hanya berorientasi soal kesenangan, kenikmatan, dan lupa tentang hal yang paling esensial kita butuhkan, yakni memberi makan dan minum kepada ruhiyah kita sendiri.

Iman

Mengapa iman begitu penting? Ustadz Shaleh Usman mengingatkan kita pada teladan para Nabi dan Rasul, yang dijelaskan dalam ajaran Islam sebagai figur-figur yang agenda utama mereka setiap hari adalah merawat dan menguatkan iman serta taqwa mereka kepada Allah.

Kehidupan mereka abadi dalam sejarah bukan karena kemewahan dunia yang mereka miliki, melainkan karena hubungan yang kuat dan tak tergoyahkan dengan Allah, dalam situasi dan kondisi apapun.

Kala itu kami juga membahas ayat ke-38 dari Surah Ali Imran. Isinya adalah keadaan Nabi Zakaria as yang berdoa kepada Allah dengan penuh keyakinan, memohon kepada Allah agar mendapatkan keturunan yang baik (dzurriyatan thayyibatan).

Pendek kata, Nabi Zakariya mendapatkan doanya Allah kabulkan. Dan, yang harus kita ingat, Nabi Zakariya mendapatkan itu semua dalam rentang waktu yang tidak sebentar. Akan tetapi dari situ kita tahu bahwa keyakinan memang Allah tempa.

Utama

Pesan ini menjadi pengingat bagi kita semua bahwa merawat iman bukanlah hal yang sepele atau bisa dianggap remeh.

Iman adalah aset terbesar yang harus terus kita pelihara dan kuatkan. Hal ini karena, pada akhirnya, kualitas iman kita kepada Allah yang akan menentukan nilai kita di hadapan-Nya.

Baca Lagi: Penting Melihat Wajah Negeri

Mari kita ambil hikmah dari kata-kata Ustadz Shaleh Usman dan mulai lebih memprioritaskan pemeliharaan iman dalam kehidupan kita.

Sebagai langkah awal, kita bisa mulai dengan memperbanyak ibadah, mengamalkan kebaikan tanpa merasa terbebani, dan terus memperkuat keyakinan kepada Allah, mengikuti jejak para Nabi dan Rasul yang telah menunjukkan jalan bagi kita semua.

Bahkan cara yang terbaik kata Ustadz Shaleh Usman, niatkan dalam hati untuk ikut menolong agama Allah. Insha Allah akan ada kekuatan.

Saya pun teringat pesan Bunda Aisah, bahwa kalau ada niat baik, Allah akan menyambut dan Allah sendiri yang akan mendukung.*

Mas Imam Nawawi

Related Posts

Leave a Comment