Home Kajian Utama Menikahlah, Karena itu Indah
Menikahlah, Karena itu Indah

Menikahlah, Karena itu Indah

by Imam Nawawi

Weekend lalu (28/4/24) saya dan beberapa sahabat melakukan perjalanan zigzag. Zigzag karena start dari Depok memarani Pondok Labu, kemudian balik kanan melesat ke Pamijahan Bogor. Jaraknya bagi kami tidak main-main, cukup panjang. Tetapi semua itu indah karena untuk menghadiri pernikahan. Jadi bagi yang jomblo, menikahlah, karena itu indah plus berkah.

Rasulullah SAW menakrifkan hal itu. “Hai para pemuda, barang siapa di antara kalian berkemampuan untuk menikah, maka menikahlah. Karena nikah itu lebih menundukkan pandangan, dan lebih membentengi farji (kemaluan). Dan, barang siapa yang tidak mampu, maka hendaklah ia puasa, karena puasa itu dapat membentengi dirinya.” (HR. Bukhari, Muslim).

Baca Juga: Lelah itu Perlu

Jadi pernikahan adalah pelindung martabat manusia dari melakukan perbuatan kotor dan keji. Dalam kata yang lain siapa menikah ia akan terjaga (iman dan akhlaknya).

Terjal

Akan tetapi tidak semua kaum muda bisa menemukan jalan landai menuju pernikahan. Sebagian memasuki jalan terjal, berkelok, penuh lubang jebakan. Akan tetapi kalau kuat niat akan menikah juga pada akhirnya.

Karena pernikahan itu merupakan ikatan suci maka menikah memang butuh persiapan sekaligus kematangan.

Namun sejauh kaum muda memang siap, semua itu akan lebih mudah dalam prosesnya. Lebih-lebih kalau niat dan tujuan menikah memang dimaksudkan sesuai dengan ajaran Islam, itu lebih mudah sekali.

Karena sebagian orang bertutur, menikah itu jadi sulit, karena banyak hal di luar unsur dasar pernikahan jadi pertimbangan. Seperti tempat, waktu dan segala hal yang secara substansial justru tidak menjadi tuntunan agama.

Jika ada yang menghadapi situasi itu, bersabarlah. Jangan merasa kecil hati, apalagi mengambil solusi dengan memasuki jalan yang salah. Seperti kata orang, semakin terjal, semakin penuh perjuangan jalan menuju pernikahan.

Kriteria

Menikah sekali lagi lengkap tuntunannya dalam Islam.

Baca Lagi: Manfaat Menikah Bagi Fisik dan Mental

Misalnya ada yang bertanya, wanita atau pria seperti apa yang pas untuk kita nikahi?

Nabi SAW mengatakan empat kriterianya. “Perempuan itu dinikahi karena empat hal: karena hartanya, nasab keturunannya, kecantikannya, agamanya. Maka pilihlah yang baik agamanya, niscaya engkau akan beruntung.” (HR. Bukhari Muslim).

Lengkap sekali bukan nasihat itu?

Tetapi lagi-lagi, karena manusia memang menghadapi ujiannya masing-masing, sebagian tidak lulus, lalu mengutamakan kecantikan (ketampanan) daripada agama.

Akibatnya menikah dengan gegap gempita, tetapi tidak bertahan lama. Mengapa? Karena keindahan pernikahan bukan pada resepsi wah dan pasangan yang cantik/tampan belaka. Tetapi juga iman di dalam dadanya. Plus ia paham tidak, menikah itu untuk apa!

Dengan demikian, jika masih ada yang merasa menikah itu susah, cek saja pengertian menikah dalam akal dan hati. Benarkah telah sesuai dengan tuntunan Nabi atau malah ambisi pribadi yang menguasai diri?*

Mas Imam Nawawi

Related Posts

Leave a Comment