Home Kisah Menggali Hikmah di Setiap Langkah
Menggali Hikmah di Setiap Langkah

Menggali Hikmah di Setiap Langkah

by Imam Nawawi

Semua ada dalam genggaman Allah. Apakah sebagian kita merasa sulit menemukan buktinya? Dalam setiap langkah sejatinya tersirat hikmah. Tugas kita pandai-pandai menggalinya.

Jadi saat itu, Sabtu (24/2/24) suasana pagi begitu cerah. Saya dan enam orang lainnya melingkar di sebuah mushola desa yang teduh nan tenang.

Ustadz Abu Bakar Muis dari Gorontalo saya minta untuk berkenan sharing, berbagi cerita kepada kami semua.

Baca Juga: Hati Tenang itu Seperti Daun yang Indah

Dalam perbincangan yang mengalir, beliau membuka pintu pemahaman tentang bagaimana kita dapat memaknai perjalanan hidup dengan bijak.

Kita Ini Diisra’kan

Pria berkacamata itu menerangkan bahwa kita semua sejatinya diisra’kan oleh Allah Ta’ala. Buktinya apa?

“Tentu kita semua tidak pernah merencanakan atau bahkan bermimpi untuk bisa duduk bersama di tempat atau mushola ini. Tetapi, itulah takdir Allah yang mengatur segalanya. Semua yang terjadi dalam perjalanan hidup kita sepenuhnya berada dalam kuasa-Nya. Apa mungkin orang duduk bersama di momen yang sama tanpa ada sebuah rencana,” papar Ustadz Abu Bakar Muis merangsang kami semua berpikir.

Begitu dalam, bukan? Mari kita renungkan dengan sebaik mungkin.

Dalam skala yang lain, kita kadang mendengar atau melihat, bahkan merasakan. Bagaimana ada seorang suami yang tak pernah menduga akan bertemu sosok wanita, lalu dengan mudahnya mereka menikah.

Sebaliknya ada yang bertahun-tahun berpacaran, namun takdirnya mereka bukan menjadi pasangan.

“Dalam setiap langkah hidup kita, ada hikmah yang tersimpan. Terkadang, ketika kita merencanakan segalanya dengan sempurna, Allah membolak-balikkan rencana tersebut demi memberikan yang lebih baik. Begitu juga dengan setiap ujian yang datang, Allah menyembunyikan pelajaran berharga di baliknya,” tegas Ustadz Abu.

Jadi intinya jangan merasa hidup ini ada dalam genggaman kita. Manusia boleh dan bisa berencana. Akan tetapi soal hasil seutuhnya milik Allah.

Tawakal

Pesan yang disampaikan Ustadz Abu Bakar Muis mengingatkan kita untuk tidak hanya melihat perjalanan hidup sebagai serangkaian kejadian acak, tetapi sebagai bagian dari rencana yang lebih besar telah Allah tetapkan.

Baca Lagi: Mumpung Masih Muda

Dalam setiap kesempatan, mari kita belajar memahami dan menghargai setiap detik perjalanan ini dengan penuh syukur dan rasa percaya kepada-Nya.

Sesungguhnya, dalam setiap langkah hidup kita, Allah selalu bersama kita, membimbing dan memberikan yang terbaik. Oleh karena itu Islam mendorong kita hidup dengan iman, amal sholeh dan akhlak yang baik.

Karena insha Allah, walau kita bukan orang pintar seperti profesor, bukan pula ulama laksana syaikh, tetapi kalau benar iman kita, mau dan semangat beramal sholeh, Allah akan memberikan rute perjalanan hidup yang indah.

Dalam hati saya berkata, “Mungkin ini juga bagian dari doa yang kita panjatkan dalam shalat, yakni “Ihdinas Shiratal Mustaqim.”

Kita butuh, kita minta, kita ingin Allah terus membersamai perjalanan hidup kita, agar tidak berbelok, melingkar-lingkar atau bahkan tak tentu arah yang ujungnya justru mengundang murka Allah Ta’ala. Naudzubillah.*

Mas Imam Nawawi

Related Posts

Leave a Comment