Home Artikel Mendulang Rupiah di Era Digital
Mendulang Rupiah di Era Digital

Mendulang Rupiah di Era Digital

by Mas Imam

Bukanlah tanpa tujuan strategis, Allah utus Nabi akhir zaman adalah seorang pedagang. Ternyata di era ditigal ini, orang yang dapat mendulang Rupiah dengan cepat dan dalam jumlah yang fantastis adalah yang mampu berdagang dengan memanfaatkan dunia digital.

Hari ini (11/1) saya berkunjung ke kediaman seorang kolega di bilangan Jakarta Barat, Alfitra Piama namanya. Ia menuturkan bahwa peluang terbesar untuk sukses (dalam usaha) di era digital ini adalah jualan secara live.

Potensi ranah tersebut sangat terbuka bagi siapa saja, intinya mau mengamati, belajar, memulai dan terus memperbaiki.

Dan, paparan Alfitra ini mengkonfirmasi bacaan-bacaan saya perihal riset dunia usaha di 2022 dan seterusnya, dimana dunia digital akan jadi fokus strategi penjualan beragam produk dan brand besar Indonesia dan dunia.

Baca Juga: Jihad Era Digital

Satu di antara poin riset yang saya baca dari Majalah MIX adalah hadirnya generasi Z yang selalu terhubung dengan internet, mereka selalu terkoneksi dari bangun tidur sampai akan tidur.

Pada rentang usia 20-24 tahun dimana generasi Z banyak yang sudah bekerja, mereka sangat mudah membelanjakan uang dan ingin selalu eksis di media sosial. Artinya perburuan produk yang dapat mereka jangkau adalah hal paling sering mereka upayakan.

Proses

Meski demikian, tidak bisa secara membabi buta orang masuk dan bermain di era digital berjualan, butuh proses.

Alfitra sendiri berkisah bahwa untuk menemukan jalur jualan di media sosial, ia harus salah jalur dengan investasi besar-besaran di platform lain yang ternyata tidak diminati publik.

Sebuah laman online juga menceritakan tentang Akbar Wicaksono yang awal mula usaha di dunia digital dengan menyediakan jasa pembuatan website, optimasi media sosial, jasa search engine optimation hanya dapat bayaran Rp. 5.000 per jasa digital yang dilakukannya.

Jadi hasil dari usaha itu habis untuk promosi dan mengembangkan relasi dan jejaring. Ia belum mendapat apa yang diharapkan dari usaha itu.

Tetapi, seiring waktu usahanya menemukan jalur dan jalan yang tepat, hingga akhirnya bisa mendulang Rupiah dalam jumlah yang besar. Kedua orang yang saya sebut ini dalam sebulan sudah biasa menerima uang dalam jumlah miliaran Rupiah.

Coba Mulai

Ide dan rencana akan jadi kekuatan kalau sudah dilakukan upaya untuk memulai. Semua orang sukses, di bidang apa pun karena mereka memulai, kemudian komitmen dan konsisten.

Ketika orang memulai maka ia akan tahu apa yang sebenarnya terjadi dan bagaimana kapasitas diri dalam upaya itu. Semakin sering melakukan pengamatan dan kajian bahkan sharing hal itu akan semakin memberikan rambu-rambu bagaimana usaha yang baik dan benar.

Alfitra sendiri butuh waktu untuk konsisten selama 2 tahun sejak pandemi terjadi. Kini ia telah menemukan jalan. Dan, ingat tidak ada orang yang tahu jalan, kecuali dia memang melangkah, melakukan perjalanan. Sekarang Alfitra memiliki visi mendapatkan Rp. 100 miliar setiap bulannya.

Baca Lagi: Memulai Masa Depan

Dari upaya melangkah, memulai itu, nanti akan tercipta sistem akar yang dalam dan kokoh.

Kebanyakan orang bertanya bagaimana potensi pasarnya, seberapa besar perolehannya, namun lupa untuk segera memulai, membangun kekuatan akar dalam usaha.

Semoga generasi muda bangsa dapat memanfaatkan media sosial dan era digital untuk membangun kekuatan diri dari sisi finansial dan sosial. Selamat mencoba sahabat semua.*

Mas Imam Nawawi

Related Posts

Leave a Comment