Mas Imam Nawawi

- Kisah

Membangun Kesadaran Politik, Sepenting Apa?

Semalam (21/5/25) dalam rangkaian perjalanan Bandung-Jakarta, saya kembali mendapat kesempatan berharga. Berdialog dengan ahli tentang bagaimana membangun kesadaran politik. Ahli itu tidak lain adalah Ust. Dr. Abdul Aziz Qahhar Mudzakkar. Selain memang punya konsen dalam kajian politik, Dr. Abdul Aziz adalah senator Indonesia yang duduk selama 3 periode di Senayan. Mungkin dari pembaca ada yang […]

Kesadaran Politik

Semalam (21/5/25) dalam rangkaian perjalanan Bandung-Jakarta, saya kembali mendapat kesempatan berharga. Berdialog dengan ahli tentang bagaimana membangun kesadaran politik.

Ahli itu tidak lain adalah Ust. Dr. Abdul Aziz Qahhar Mudzakkar. Selain memang punya konsen dalam kajian politik, Dr. Abdul Aziz adalah senator Indonesia yang duduk selama 3 periode di Senayan.

Mungkin dari pembaca ada yang bertanya kenapa soal kesadaran politik. Mari kita bedah sejenak.

Kesadaran Politik itu Penting

Kesadaran politik sangat penting bagi anak muda Indonesia karena mereka adalah masa depan bangsa yang akan menentukan arah kebijakan dan pembangunan di masa mendatang.

Dengan memiliki kesadaran politik, generasi muda dapat memahami isu-isu penting seperti pendidikan, lapangan kerja, hak-hak sipil, serta peran pemerintah dalam kehidupan sehari-hari.

Kesadaran ini membantu mereka untuk tidak hanya menjadi pemilih pasif, tetapi juga warga negara yang kritis, aktif, dan bertanggung jawab dalam proses demokrasi.

Selain itu, dengan meningkatnya akses informasi melalui media sosial dan internet, anak muda rentan terhadap hoax, ujaran kebencian, dan propaganda politik yang menyesatkan.

Kesadaran politik yang baik akan memberi mereka kemampuan untuk berpikir kritis, memilah informasi, dan membuat keputusan berdasarkan fakta serta nilai-nilai luhur bangsa.

Dengan begitu, mereka bisa menjadi agen perubahan yang konstruktif dan turut menjaga keutuhan serta kemajuan Indonesia di tengah tantangan globalisasi.

Nilai dan Aksi

Kesadaran akan hal itu, kata Ust. Dr. Abdul Aziz, dapat mendorong anak muda punya kesadaran tentang pentingnya nilai.

“Karena kebaikan dari sebuah kekuatan politik itu sangat besar. Misalnya ada orang menjadi Kapolda. Ketika dia punya nilai, integritas, kejujuran dan pengabdian kepada rakyat, dia akan buru itu pelaku-pelaku kejahatan yang meresahkan masyarakat. Masyarakat akan hidup tenang, tidak lagi takut kejahatan,” katanya.

“Apalagi kalau politisi sebagai anggota DPR. Dia punya kebaikan besar untuk membangun masyarakat. Tetapi itu juga tidak mudah. Semua akan bertemu dengan arus dan gelombang yang titik orientasinya bukan rakyat. Pada level itu, seorang politisi akan teruji, visi dan nyalinya,” tegasnya.

Oleh karena itu, Ust. Dr. Abdul Aziz mengharapkan muncul kelompok muda yang sadar akan kebutuhan umat dan bangsa tentang politik.

“Politik itu seperti kebutuhan hidup lainnya. Kita butuh ekonomi, pendidikan dan juga kesehatan, serta lainnya. Begitu juga kita butuh terhadap politik ini. Dalam sejarah kita bisa ketahui, bahkan peradaban pun membutuhkan politik. Dan, politik juga memerlukan visi peradaban,” urainya.

Paham

Tak terasa, begitu asyik kami berdiskusi. Sampai-sampai sang driver yang juga anak muda mengaku senang. Ia sampaikan ketika saya berpisah dengan Ust. Dr. Abdul Aziz.

“Terimakasih, Bang. Pertanyaan-pertanyaan Abang, membantu saya lebih cerdas, karena mendengar penjelasan Ust. Aziz,” katanya.

Lalu apa? Kita harus memahami bahwa kesadaran politik itu penting. Ya, kalau kita ingat para pemilik acara televisi bicara tentang demokrasi kita bisa mengerti.

Bahwa hanya yang punya kesadaran politik yang dapat menjadi pengawal demokrasi. Mampu mengkritisi kebijakan politik secara progresif. Bisa memberikan masukan, hingga mendorong perbaikan bangsa melalui partisipasi aktif sebagai warga negara.*

Mas Imam Nawawi

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *