Home Kisah Kriteria Calon Istri Ideal Menurut Kader Hidayatullah
Kriteria Calon Istri Ideal Menurut Kader Hidayatullah

Kriteria Calon Istri Ideal Menurut Kader Hidayatullah

by Imam Nawawi

Tidak lama lagi, 40 pasang kader Hidayatullah akan melangsungkan Pernikahan Mubarak. Apa kriteria mereka? “Yang penting shalehah dan mujahidah,” kata pemuda asal Bojonegoro, Jawa Timur itu saat ditanya tentang kriteria calon istrinya.

Pemuda itu (sebut saja Ahmad) adalah salah satu peserta Pernikahan Mubarak Hidayatullah. Pernikahan Mubarak adalah program pernikahan yang diselenggarakan oleh Hidayatullah sebagai upaya menegakkan sunnah, dimana menikah itu indah, mudah dan berkah.

Ahmad mengatakan bahwa dia tidak terlalu mempermasalahkan kecantikan calon istrinya. Baginya, yang terpenting adalah calon istrinya adalah seorang wanita yang shalihah dan mujahidah.

“Cantik itu relatif saja, Pak Ustadz. Artinya itu tergantung siapa yang memandangnya,” kata Ahmad.

“Jadi kalaupun dianggap tidak cantik, itu biasa saja bagi saya.”

Baca Juga: Cinta dalam Pernikahan

Ahmad juga menjelaskan bahwa dia membayangkan seorang wanita mujahidah sebagai wanita yang tangguh dan siap berjuang bersamanya untuk dakwah.

“Pernikahan ini kan untuk perjuangan dakwah. Jadi harus jadi mujahid dan mujahidah,” kata Ahmad.

“Kalau bukan mujahidah, nanti malah tahan-tahan suaminya kalau mau berangkat tugas dakwah.”

Pemikiran Ahmad ini menarik untuk disimak. Ia memiliki pandangan yang unik tentang kriteria calon istri ideal.

Kriteria Calon Istri Ideal Menurut Islam

Dalam Islam, ada beberapa kriteria yang dianjurkan untuk calon istri ideal. Kriteria-kriteria tersebut antara lain:

  • Shalihah
  • Bersih dan suci
  • Sepadan
  • Mampu mengelola rumah tangga

Kriteria-kriteria tersebut tentu saja penting untuk diperhatikan. Namun, kriteria yang diajukan oleh Ahmad juga memiliki nilai tersendiri.

Kriteria Mujahidah sebagai Penunjang Kriteria Shalihah

Kriteria mujahidah versi Ahmad dapat menjadi penunjang kriteria.

Seorang wanita yang mujahidah adalah wanita yang tangguh dan siap berjuang untuk agama. Ia juga memiliki semangat juang yang tinggi.

Kriteria ini penting untuk jadi perhatian. Karena ekuatan pernikahan tidak hanya berdasar pada keshalehan suami dan istri, tetapi juga kesamaan visi dan misi mereka.

Istri Ideal

Pemikiran Ahmad tentang kriteria calon istri ideal menarik untuk disimak.

Ia memiliki pandangan yang unik tentang pentingnya keselarasan antara keshalehan dan perjuangan dalam pernikahan.

Baca Lagi: Bismillah Menikah

Pandangan ini tentu saja tidak salah. Sebaliknya, pandangan ini justru dapat menjadi pengingat bagi kita semua bahwa pernikahan adalah ibadah.

Idealnya wanita memang terletak pada sifat dan akhlaknya yang baik. Dan, itulah wanita terbaik dalam pandangan Islam.*

Masykur Suyuthi

Related Posts

Leave a Comment