Home Kisah Kekuatan Menulis untuk Menginspirasi dan Menggerakkan Pembangunan
Kekuatan Menulis untuk Menginspirasi dan Menggerakkan Pembangunan

Kekuatan Menulis untuk Menginspirasi dan Menggerakkan Pembangunan

by Imam Nawawi

Menjadi amil (bekerja di lembaga amil zakat) seperti BMH adalah sebuah amanah yang mulia. Selain harus memiliki kemampuan untuk mengelola dana zakat, infak, dan sedekah, amil BMH juga harus memiliki keterampilan menulis. Dasar-dasar jurnalistik harus paham agar mampu menghasilkan tulisan yang menginspirasi dan menggerakkan.

Baca Juga: Menulis untuk Bermanfaat

Karena pada kenyataannya, menulis adalah salah satu media yang efektif. Sejak dahulu orang banyak yang menemukan inspirasi dan kesadaran bergerak membantu sesama melalui tulisan. Jadi menulis bisa juga menggerakkan orang lain untuk berbuat kebaikan.

Pengalaman Nyata

Hal ini dibuktikan oleh pengalaman salah satu amil BMH, Bro Syam. Ya, Syamsuddin.

Bro Syam bercerita tentang pengalamannya dalam menggerakkan masyarakat untuk membersihkan masjid yang lama tak terurus di Salurindu, Sulawesi Barat.

Masjid tersebut sudah lama tidak digunakan karena tidak ada dai dan tidak ada yang mau mengurusnya.

Bro Syam kemudian menulis cerita tentang masjid tersebut di platform kitabisa.com. Cerita tersebut dikemas dengan menarik dan menyentuh hati.

Dalam sepekan, donasi masyarakat terkumpul dalam jumlah yang signifikan. Singkat cerita masjid pun masuk tahap renovasi.

Kisah Bro Syam membuktikan bahwa menulis adalah kekuatan yang dapat menginspirasi dan menggerakkan orang lain untuk berbuat kebaikan.

Menulis untuk Kebaikan

Menulis untuk kebaikan adalah salah satu bentuk kontribusi nyata yang dapat orang lakukan. Lebih-lebih seorang amil zakat.

Alhamdulillah, ternyata dengan menulis, kita dapat membantu orang lain yang membutuhkan dan membuat dunia menjadi tempat yang lebih baik.

Baca Lagi: Daripada Bingung, Menulis Lebih Baik

Jadi, ayo tekun belajar menulis. Siapa tahu Allah menjadi sayang kepada kita karena tekun belajar menulis dan menulis dengan niat kebaikan.*

Mas Imam Nawawi

 

Related Posts

Leave a Comment