Home Artikel Jauhilah Gangguan Mental dengan Cukup Tidur!
Jauhilah Gangguan Mental dengan Cukup Tidur!

Jauhilah Gangguan Mental dengan Cukup Tidur!

by Imam Nawawi

Sebagian orang kini tampak begitu mudah terkena gangguan kesehatan mental. Mereka menjadi gampang tersulut emosi, melakukan aksi destruktif, dan merasa tidak punya gairah dalam hidup.

Kondisi itu terjadi, dalam laporan Harvard Medical School, karena orang sekarang banyak yang kurang tidur.

Jadi, kurang tidur tidak saja mengganggu kesehatan fisik. Akan tetapi juga menyebabkan gangguan kesehatan mental.

Baca Juga: Lihai Menyiasati Waktu

Jika muncul depresi, gangguan bipolar, datang cemas tiba-tiba, boleh jadi itu karena kurang tidur. Dan, itu adalah bagian dari gangguan kesehatan mental.

Cukup Tidur

Apabila kurang tidur menjadi bagian dari penyebab gangguan kesehatan mental. Cukup tidur memberikan beberapa kebaikan.

Seperti meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Kemudian meningkatkan mood dan mengurani stress. Bahkan meningkatkan produktivitas dan performa olahraga.

Betapa pentingnya tidur, Rasulullah SAW menggunakan sedikit waktu siang untuk melakukan Qailulah (tidur siang).

Dan, Nabi SAW memiliki jadwal tidur yang jelas pada malam hari, yakni segera selepas sholat Isya.

“Dari Abu Barzah: Bahwa Rasulullah SAW tidak menyukai tidur sebelum shalat Isya dan berbincang-bincang setelah isya.” (HR. Bukhari).

Kepada teman-teman muda, saya biasa mengatakan, jangan pernah melawan Nabi. “Maksudnya?” tanya mereka. Yaitu kalian baru mau tidur malam, saat Nabi sedang siap untuk bangun dan tahajud. Biasanya mereka langsung tersenyum, menyadari bahwa selama ini banyak waktu malam mereka gunakan untuk begadang.

Penenteraman

Tidur dalam salah satu momen sejarah juga merupakan anugerah Allah agar hati manusia mengalami ketenteraman.

“(Ingatlah), ketika Allah menjadikan kamu mengantuk sebagai suatu penentraman daripada-Nya, dan Allah menurunkan kepadamu hujan dari langit untuk mensucikan kamu dengan hujan itu dan menghilangkan dari kamu gangguan-gangguan syaitan dan untuk menguatkan hatimu dan memperteguh dengannya telapak (kakimu).” (QS. Al-Anfal: 11).

Kita bisa mengambil pemahaman, bahwa dari ayat itu kita mengerti dengan terang, rasa kantuk merupakan penentraman dari Allah kepada kaum muslimin.

Perhatikan dalam kehidupan kita sehari-hari, orang yang perasaan hatinya sedang risau atau takut, rasa kantuk akan menjauh, bahkan semakin besar rasa risau dan rasa ketakutan, rasa kantuk akan semakin jauh darinya. Ia akan sulit tidur.

Baca Lagi: Jangan Sampai Anak Milenial Ini Cepat Pikun

Oleh karena itu, jauhi gangguan kesehatan mental dengan mengelola diri sebaik mungkin, sehingga tidur pada waktunya dengan hasil yang menentramkan hati dan meningkatkan produktivitas.*

Mas Imam Nawawi

Related Posts

Leave a Comment