Saat menyaksikan Youtube Jim Kwik, saya mencatat kutipan yang ia sebutkan untuk mengubah hidup kita di tahun 2024. Ucapannya, “The more you do the more you can do.” Ungkapan itu memberikan semacam petunjuk bagaimana mengubah diri dengan sangat menyenangkan.
Ia kemudian memberikan banyak contoh dalam penjelasannya. Namun saya langsung melakukan refleksi diri seperti berikut.
Lakukanlah hal baik. Misalnya membaca, mulailah dengan membaca 1 halaman. Sepekan kita akan merasakan nikmat membaca. Biasanya kita akan menambah sendiri jumlah halaman hingga durasi membaca.
Katakanlah seseorang membaca sehari 15 menit. Dalam sepekan ia akan membaca 105 menit. Artinya dalam sebulan ia akan membaca sepanjang 420 menit alias 7 jam dalam sebulan. Jika 7 jam itu kita anggap 10 halaman yang terbaca, maka dalam setahun ada 120 halaman yang jadi pengetahuan dalam diri seseorang.
Baca Juga: Bahagia dengan 1 Langkah Perubahan
Bukankah itu akan membuat ia punya wawasan, memiliki pengetahuan, bahkan punya langkah untuk membaca lebih banyak, lebih baik, dan lebih mendalam.
Mulailah
Sekarang kita jadi tahu, betapa hebat waktu yang kita gunakan untuk membaca. Secara akumulatif, dalam setahun ada 420 menit bisa kita selamatkan untuk kebaikan diri sendiri.
Pertanyaannya, apakah hal seperti ini merupakan pengetahuan baru bagi banyak orang? Saya rasa tidak. Tetapi mengapa sedikti yang mau menikmatinya?
Satu hal, banyak orang tahu dan tidak segera memulai. Langkah paling penting setelah tahu kebaikan adalah dengan bertekad untuk segera memulai, melaksanakan, melakukan, secara konsisten dan berkelanjutan.
Jika itu berhasil kita lakukan, maka kita akan punya perilaku dan karakter positif. Tahu kan kalau karakter dan perilaku positif merupakan syarat untuk seseorang maju, meraih kesuksesan?
Jalur Perubahan Diri
Jadi kalau kita renungkan, sebenarnya jalur untuk perubahan diri itu simpel. Ada dalam diri sendiri dan bisa kita mulai sekarang juga. Tanpa harus menanti.
Baca Lagi: 3 Langkah Memulai Perubahan Diri
Pertanyaan yang mendasar, percaya atau tidak bahwa dengan mengubah diri masa depan akan lebih baik.
Tetapi, bagaimanapun melakukan satu hal positif walaupun berangkat dari durasi dan frekuensi kecil, kalau terus menerus akan jadi kekuatan besar.
Pepatah dahulu mengatakan, “Sedikit demi sedikit, lama-lama menjadi bukit.” Percaya atau tidak, hukum alam bekerja seperti itu.
Bukankah rangkaian kalimat dalam naskah ini berangkat dari satu huruf yang diketik dan dirangkai secara simultan?*
