Mas Imam Nawawi

- Kisah

Energi dari Chef Haryo

Hari ini (17/6) bersama kawan-kawan BMH saya berkesempatan hadir silaturrahim, mengunduh energi dari seorang publik figur Tanah Air, yakni Chef Haryo. Chef yang tak hanya pandang meracik masakan, tapi juga lihai membangun kerangka berpikir baik. Selain itu sosok yang menjadi banyak idola kaum hawa ini ternyata sangat ramah, periang dan tentu saja idealis. Baca Juga: […]

Bincang bersama Chef Haryo, hangat dan penuh energi

Hari ini (17/6) bersama kawan-kawan BMH saya berkesempatan hadir silaturrahim, mengunduh energi dari seorang publik figur Tanah Air, yakni Chef Haryo. Chef yang tak hanya pandang meracik masakan, tapi juga lihai membangun kerangka berpikir baik.

Selain itu sosok yang menjadi banyak idola kaum hawa ini ternyata sangat ramah, periang dan tentu saja idealis.

Baca Juga: Coca-cola Dikabarkan Rugi 75 Rp. Triliun Usai “Disingkirkan” Ronaldo

Idealis karena beliau memandang bahwa anak-anak muda Tanah Air jangan minder, jangan mau kalah dengan bangsa manapun dalam dunia ini.

Pemilik Tanamo Kopi ini menggugah saya dan teman-teman agar lebih semangat dan sungguh-sungguh dalam belajar dan berjuang.

“Kalian anak-anak muda, terus belajar dan tetaplah dalam jalur-jalur perjuangan hadirkan manfaat untuk umat. Islam ini luar biasa, Indonesia ini tetap ada dengan permasalahan yang berat, bisa tetap eksis, apalagi kalau bukan karena Islam. Majulah kalian hadirkan kebaikan-kebaikan,” tegasnya.

Fitrah

dari skill memasak Chef Haryo terus menginspirasi
dari skill memasak Chef Haryo terus menginspirasi

Chef Haryo memberikan penjelasan menarik perihal bagaimana bangsa Indonesia melihat eksistensinya. Bagi beliau, orang Indonesia, utamanya orang Islam, tidak perlu meniru-niru bangsa manapun.

“Fitrahnya orang Indonesia itu tulus, polos dan antusias pada kebaikan. Sudah jaga itu. Kalau Islam, kuatkan Islamnya, tidak perlu ikut-ikutan bangsa ini dan bangsa itu. Kita ini sudah keren banget,” katanya.

Maksud dari ungkapan tersebut ialah bahwa anak muda Tanah Air harus lebih disiplin, pegang teguh nilai-nilai moral dan agama, maka kebaikan akan bisa kita wujudkan.

Bangsa Indonesia ini Allah ciptakan dengan fitrahnya yang khas. Maka jangan rusak karena serbuan budaya dari negara manapun.

Jati Diri

Senang dan sangat tergugah, itulah kata yang dapat saya katakan usai bincang-bincang dengan Chef Haryo.

Saya mendapati bahwa bangsa Indonesia ini memang harus mengenal jatidiri secara utuh, sehingga tidak mudah terpengaruh oleh apapun yang tidak sejalan dengan nafas dan nilai dalam kehidupan negeri ini.

Baca Juga: Bahagia dan Membahagiakan

Kata orang Jawa, ojo gumunan, jangan mudah silau, salut, yang pada akhirnya tanpa sadar jati diri sebagai bangsa yang suka terhadap kebaikan, antusias dalam memanivestasikan iman dengan pikiran-pikiran rasional yang destruktif.

Terimakasih Chef Haryo, semoga ilmunya berkah dan manfaat. Insha Allah pesan ini sampai kepada kami anak-anak muda, untuk terus emakin bergairah dalam kebaikan dan kebermanfaatan.

Mas Imam Nawawi_Ketua Umum Pemuda Hidayatullah

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *