Home Artikel Dicari Pemimpin yang Mengayomi
Dicari Pemimpin yang Mengayomi

Dicari Pemimpin yang Mengayomi

by Imam Nawawi

Soal politik memang tidak bisa lepas dari perbedaan, bahkan kekuatan bernama money (politik uang) kini seakan jadi penentu arah perjalanan Indonesia. Akan tetapi, sebagai bangsa yang punya Pancasila, kita harus tetap mencari pemimpin yang mampu mengayomi.

Pemimpin yang mampu mengayomi akan bisa menghadirkan persatuan, persaudaraan. Hal itu karena pemimpin yang seperti itu punya rasa percaya diri, tegas dan tangguh, serta pintar dalam menyelesaikan masalah.

Ia bahkan mampu menginspirasi dan membangun, cerdas dan memotivasi, serta cakap dalam menjalin komunikasi. Dalam bahasa kritikus belakangan, bukan sosok yang plonga-plongo.

Inspirasi Bung Karno

Berbicara kepemimpinan yang seperti itu, kita bisa belajar salah satunya dari Bung Karno (lihat buku “Soekarno: Leadership Secrets of Soekarno” karya Argawi Kandito).

Baca Juga: Ujian Terberat Pemimpin

Sejak belia ia memang sosok pembelajar. Ia belajar apa saja dan dari siapa saja.

Kecintaan terhadap ilmu membuatnya tak lelah belajar dari berbagai sumber, belajar kehidupan, nilai-nilai, bahkan kepemimpinan, termasuk spiritualitas dan strategi.

Akhirnya Bung Karno tumbuh sebagai pemimpin yang menginspirasi dan mampu mengayomi. Sekalipun dalam beberapa sisi, Soekarno, tak benar-benar bebas dari kesalahan. Akan tetapi, itulah manusia, punya kesalahan, kekurangan. Tetapi tentu juga punya sisi baik.

Natsir

Kemudian kita punya sosok pemimpin hebat pada masa silam, satu diantaranya adalah M. Natsir (baca buku “Rindu Pendidikan dan Kepemimpinan M. Natsir” karya Saiful Falah).

Menurut Natsir pemimpin yang mengayomi itu jelas. Yakni hatinya tidak rela kalau rakyat hidup menderita, kelaparan dan tidak bisa mengenyam pendidikan.

Baca Lagi: Fokus dan Arus

Pemimpin yang mengayomi itu merasakan apa yang rakyat rasakan. Penderitaan rakyat adalah penderitaannya. Kesulitan rakyat adalah kesulitannya.

Sosok pemimpin yang mengayomi tidak sempat untuk memikirkan dan mementingkan diri sendiri. Baginya kebahagiaan adalah ketika rakyatnya hidup adil dan sejahtera.

Dengan demikian, rakyat harus melek dan mulai bergerak. Temukanlah siapa sosok pemimpin yang paling mungkin jujur dan mampu mengayomi seluruh rakyat Indonesia.*

Mas Imam Nawawi

Related Posts

Leave a Comment