Mas Imam Nawawi

- Berita

Cerdaskan Bangsa, BMH Bangun Rumah Qur’an Nurul Bahri

Mencerdaskan kehidupan bangsa bisa kita lakukan secara sinergis. Seperti yang BMH lakukan dengan membangun Rumah Quran. Tidak tanggung-tanggung gerakan itu menyasar masyarakat pulau. Tepatnya Pulau Malahing. Pulau Malahing berada di Kelurahan Tanjung Laut Indah, Kecamatan Bontang Selatan, Kota Bontang, Kalimantan Timur. Kawasan ini telah berkembang menjadi destinasi wisata unggulan di Kaltim. “Alhamdulillah, BMH hadir membangun […]

Rumah Quran

Mencerdaskan kehidupan bangsa bisa kita lakukan secara sinergis. Seperti yang BMH lakukan dengan membangun Rumah Quran. Tidak tanggung-tanggung gerakan itu menyasar masyarakat pulau. Tepatnya Pulau Malahing.

Pulau Malahing berada di Kelurahan Tanjung Laut Indah, Kecamatan Bontang Selatan, Kota Bontang, Kalimantan Timur. Kawasan ini telah berkembang menjadi destinasi wisata unggulan di Kaltim.

“Alhamdulillah, BMH hadir membangun Rumah Quran di sana. Meski dalam upaya itu tim harus terus menembus gelombang laut dan medan pesisir yang menantang. Namun itu kini jadi harapan 200 warga Pulau Malahing untuk memiliki Rumah Qur’an Nurul Bahri,” kata Koordinator BMH ULZ Bontang, Agus Suwandi (20/5).

Pembangunan Berlangsung Berkat Kontribusi ZIS

Pembangunan Rumah Quran itu berjalan terus tidak lain karena dukungan umat.

“Berkat dukungan zakat, infak, dan sedekah para donatur, BMH Kaltim terus berupaya menyelesaikan pembangunan ini. Tahap kelima pengiriman material pada Senin (19/5) lalu menjadi bukti nyata bahwa jarak dan rintangan tidak menghalangi semangat berbagi,” kata Agus.

Material Tahap Lima: 26 Lembar

Setelah sebelumnya mengirimkan spandex, aluminium foil, dan kayu ulin untuk atap serta tiang, BMH Kaltim kini menyalurkan 26 lembar kalsiboard sebagai penutup dinding bangunan.

Material ini dipilih untuk memastikan kekokohan dan kenyamanan ruang belajar anak-anak dan remaja di pulau terpencil tersebut .

Perjalanan Laut yang Penuh Perjuangan

Material harus diangkut melalui jalur pesisir laut dengan jarak tempuh 2 jam.

Medan berbatu, ombak yang tidak bersahabat, dan akses jalan darat yang terbatas tidak menyurutkan semangat tim BMH dan warga setempat.

“Alhamdulillah, amanah donatur kembali tersampaikan,” ujar Agus haru.

Suara dari Pulau Malahing: Harapan yang Menyentuh Hati

Pak Suardi, Guru Rumah Qur’an Nurul Bahri, tak bisa menyembunyikan rasa syukurnya.

“Terima kasih BMH dan para donatur. Semoga ini menjadi amal jariyah untuk kita semua,” katanya sambil menahan air mata.

Bagi warga Pulau Malahing, Rumah Qur’an ini bukan sekadar bangunan, tapi simbol kepedulian yang mempersatukan mereka dalam dakwah.

Kedepan Rumah Qur’an Nurul Bahri akan menjadi pusat kegiatan mengaji, tahfidz, dan pendidikan agama bagi 200 warga, terutama anak-anak yang selama ini kesulitan mengakses fasilitas memadai.*/Nu’man

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *