Home Artikel Biar Tak Lesu, Coba Hadirkan Inovasi Setiap Hari
Biar Tak Lesu, Coba Hadirkan Inovasi Setiap Hari

Biar Tak Lesu, Coba Hadirkan Inovasi Setiap Hari

by Imam Nawawi

Kalau mendengar kata inovasi, bayangan sebagian orang pasti teknologi. Padahal inovasi juga bisa tentang hidup kita setiap hari. Utamanya dalam rangka menjadikan hidup lebih bergairah, bukan tambah lesu.

Secara makna inovasi bisa kita pahami sebagai proses menciptakan sesuatu yang baru.

Inovasi itu sendiri beragam bentuknya, bisa produk, layanan, proses, atau bahkan ide yang memberikan nilai tambah dan mendorong perubahan positif.

Kemudian, inovasi juga berarti menghadirkan solusi baru atas masalah yang ada, meningkatkan efisiensi, menciptakan produk yang lebih baik dan sebagainya.

Baca Juga: Inovasi Dakwah Kaum Muda, Bagaimana Langkahnya?

Sebagai contoh, untuk mengatasi dampak banjir rob di Jawa Tengah muncul ide membuat tanggul sepanjang pantura. Nah, itu bisa kita anggap sebagai ide yang inovatif. Tetapi apakah akan efektif, di sana kajian mendalam perlu tampil.

Penggunaan Handphone

Setiap orang zaman sekarang sepertinya punya handphone. Tetapi bagaimana caranya supaya handphone itu tidak sebatas jadi hiburan, tetapi memberi nilai tambah dalam perjalanan hidup kita.

Pertama, gunakan handphone sebagai sarana menangkap beragam informasi yang bisa kita susun jadi sebuah argumen untuk hidup lebih baik. Dengan begitu kita harus semakin hari semakin berpengetahuan. Artinya handphone mesti kita gunakan untuk banyak membaca.

Nonton Youtube

Nonton Youtube mungkin hanya mengisi waktu luang. Tetapi kalau kita punya tujuan, aktivitas seperti itu bisa menambah wawasan dari sumber audio visual. Ini akan sangat menarik dan mengesankan.

Saat waktu luang, saya juga membuka Youtube dan memilih konten yang baik.

Misalnya, akhir pekan lalu (13/1/24) saya melihat video Rocky Gerung perihal bagaimana kita mencegah kepikunan.

Kata dia, jangan jadi manusia yang gagal mengaktifkan pikiran. Kemudian berupayalah membangun komunitas berpikir (community of thought), sehingga intelektual seseorang terus dapat latihan untuk semakin tajam dalam berpikir.

H. Agus Salim, kata Rocky, itu tetap mampu berpikir dengan baik, bahkan berdebat pada usia 80 tahun. Ia menjadi manusia yang menua usianya tetapi kian tajam pikirannya.

Rajut Kekuatan

Dari uraian ini kita bisa temukan satu kesimpulan bahwa kita mesti merajut kekuatan.

Handphone yang kita gunakan secara inovatif untuk pengembangan diri membutuhkan kita untuk segera merajut keduanya dengan baik.

Jadi, agendakanlah untuk menjadikan handphone sebagai sumber informasi yang membentuk karakter diri, sehingga sepekan kita menggunakan handphone, bertambah disiplin kita dalam belajar.

Baca Lagi: Mau Produktif, Coba Pahami dan Lakukan Ini!

Kita bisa menjadi pribadi yang semakin fokus, punya tujuan yang jelas. Bahkan mampu memproduksi karya-karya pemikiran setiap hari, sesederhana apapun.

Jika itu kita lakukan, insha Allah akan ada kebahagiaan dalam jiwa. Coba rasakan dan buktikan sendiri!*

Mas Imam Nawawi

 

 

Related Posts

Leave a Comment