Home Artikel Banyak yang Tanpa Sadar Membuang-Buang Waktu
Banyak yang Tanpa Sadar Membuang-Buang Waktu

Banyak yang Tanpa Sadar Membuang-Buang Waktu

by Imam Nawawi

Dalam diskusi saat launching buku BMH bersama Kang Maman dalam helatan Silatnas Hidayatullah 2023, saya mendapati pentingnya mengelola waktu. Artinya jangan sampai tanpa kita sadari, begitu banyak waktu terbuang karena salah urusan.

Semakin kuat pemahaman itu saat ada peserta bertanya, bagaimana menyempatkan diri menulis kala kesibukan luar biasa.

Baca Juga: Memahami Kembali Makna Waktu

Kang Maman dengan simpel menyarankan, kalau Anda tidak bisa menulis, maka belajar. Mulai dari yang paling mungkin. Misalnya, merekam sendiri khutbah Jumat setiap pekannya, lalu tulislah.

Obat Tidak Bisa

Obat dari segala ketidakbisaan adalah belajar dan mempraktekkannya sesering mungkin.

Coba tanya kepada Harry Kane (salah seorang penyerang terbaik dunia) bagaimana caranya mencetak gol ke gawang lawan? Bukan hanya dengan punya strategi, tetapi juga mau mengeksekusi strategi itu sendiri..

Kembali kepada soal menulis, siapa yang mengaku dirinya tidak mampu menulis, sejatinya telah bisa menulis. Minimal menulis status WA.

Beda penulis dengan kita yang belum bisa menulis hanya satu, mereka terbiasa menulis artikel. Sedangkan sebagian yang lain baru terbiasa menulis status.

Jika tulisan status itu terus dikembangkan, akhirnya akan jadi artikel bahkan buku. Obatnya satu, memulai dan melakukan setiap hari.

Terus Belajar

Langkah berikutnya adalah terus belajar. Artinya perbanyak aktivitas membaca dalam arti riset, observasi dan penghayatan.

Melihat media sosial, kalau niatnya riset, lumayan akan menghasilkan data penting.

Akan tetapi kalau main Hp tanpa tujuan “membaca” dengan mendalam, maka selesai hanya akan menghasilkan lemas.

Karena ia melihat semua yang tersaji di media sosial dengan hanya melihat. Imajinasi dan akalnya bisa saja “keseleo” saat menyusuri dunia maya itu. Wajar kalau hidup mereka seperti tidak punya gairah kuat.

Baca Lagi: Jangan Sampai Cepat Pikun

Jadi, agar waktu kita tidak terbuang sia-sia, belajarlah terus. Kemudian realisasikan ilmu yang telah mengendap di dalam kesadaran dengan amal perbuatan. Insha Allah waktu yang Allah berikan kepada kita akan menjadi berkah.*

Mas Imam Nawawi

Related Posts

Leave a Comment